Saturday , August 18 2018
Home / Artikel / Anomali Kebencian pada PKS

Anomali Kebencian pada PKS


Oleh : Hadiyan Faris Azhar
bismillaahirrahmaanirrahiim,
Assalamuโ€™alaykum wa rahmatullahi wa barakatuh, selamat pagi kompasianer ๐Ÿ™‚
sepertinya memang ada anomali, kalau kita mau mencoba mengukur dengan objektif, harusnya semakin banyak korupsi suatu partai maka akan semakin dibenci, atau tingkat korupsi suatu partai pasti berbanding lurus dengan tingkat kebencian publik.
namun di Indonesia hal ini tidak berlaku, sepertinya ada anomali yg terjadi. gampang saja mengukurnya, saat ini parpol yang saya lihat paling dibenci (sekaligus paling dicintai) di kompasiana adalah PKS, bagaimana tidak hampir setiap hari ada hujatan untuk partai ini (setiap hari juga ada sanjungan)
kalau kembali pada keharusan awal, bahwa semakin banyak kasus korupsi harusnya semakin dibenci maka semstinya urutannya begini
Versi  Kementerian Sekretariat Negara (status orang2 di daftar ini bevariasi, ada yg masih tersangka, terdakwa dll, namun kita asumsikan semuanya adalah terpidana)

Golkar (64 orang), PDIP (32 orang), Demokrtat (20 orang), PPP (17 orang), PKB (9 orang), PAN (7 orang), PKS (4 orang), PBB (2 orang)
http://www.tempo.co/read/news/2012/09/28/078432557/Golkar-PDIP-dan-Demokrat-Langganan-Kasus-Korupsi

Versi ICW (status orang2 di daftar ini bevariasi, ada yg masih tersangka, terdakwa dll, namun kita asumsikan semuanya adalah terpidana)

Golkar (14 orang), Demokrat (10 orang), PDIP (8 orang), PAN (8 orang), PKB (4 orang), Gerindra (3 orang), PPP (2 orang), PKS (2 orang)
http://www.lensaindonesia.com/2012/12/28/icw-sebut-partai-golkar-ranking-1-untuk-kasus-korupsi.html

apalagi kalau kita mau jujur melihat sejarah yang menempatkan golkar dan pdip, disusul dengan partai2 lainnya sebagai penyumbang koruptor dan pencetak kasus korupsi terbanyak di negeri ini sepanjang sejarah, dan menempatkan PKS di urutan akhir (kecuali hanura dan gerindra yg notabene usianya lebih muda dari PKS), namun terlihat di kompasiana tidak ada satupun ejekan atau hinaan kepada kedua partai ini (golkar PDIP), malah menempatkan PKS di nomor wahid partai paling banyak mendapatkan artikel hinaan atau ejekan, yah inilah anomali kebencian yg ada di bangsa kita.
saya tidak berharap orang menghina partai manapun di negeri ini, karena sata selalu yakin dan percaya di dalam partai2 itu masih ada orang2 dengan niat ikhlas membangun bangsa ini. tapi mungkin benarlah kata seorang yg bijak

โ€œbangsa ini (Indonesia) adalah bangsa yang isinya orang-orang yang paling gampang lupa, atau paling baik untuk memaafkan kesalah orang lainโ€

mungkin beanr kata2 diatas, kecuali ttg  โ€memaafkan kesalahan orang lainโ€, karena cuma PKS sepertinya yg tidak termaafkan. ๐Ÿ™‚
ataukah realita yg ada ini bukan karena benci, namun karena cinta dan peduli pada PKS, karena PKS selsama ini menjadi harapan terakhir kebersihan politik bangsa Indonesia, sebagaimana karni ilyas pernah menyampaikan โ€œkalau PKS saja sudah terjerat korupsi, maka ini adalah prahara politik kitaโ€
begitu pedulinya mereka sehingga mereka tidak rela PKS  semakin terpuruk dan agar PKS segera memperbaiki diri dan membenahi diri. sebagaiamana seorang yang mencinta, pastinya tidak akan rela yg dicinta jatuh pada lubang kehinaan dan akan melakukan apapun untuk membuat yg dicinta kembali kuat dan berjaya
majulah bangsaku, harapan itu masih ada
wallahuโ€™alam bishhawab
Sumber :
http://politik.kompasiana.com/2013/03/18/anomali-kebencian-pada-pks-543204.html

About pkskabbogor

Check Also

Ibnu Qayyim , Berpolitik Gaya Imam Syafii

pksbogor.id — Ibnu Qayyim Al-Jauziyah cukup panjang membahas apakah politik bertentangan dengan syariat ? Pembahasan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *