Home / Artikel / KEBERSAMAAN, HARMONI, DAN SALING MENASIHATI DALAM KELUARGA
Keluarga

KEBERSAMAAN, HARMONI, DAN SALING MENASIHATI DALAM KELUARGA

Sebagai orang tua tentu menginginkan anak-anak berada dalam kebaikan. Sejauh yang kami alami dan lakukan, cara terbaik membangun keluarga yang baik adalah dengan menciptakan komunikasi yang harmonis.
Beberapa tips untuk itu adalah:
1. Membiasakan suasana dialog.
Sebagai orang tua kita mesti berinisiatif membangun dialog. Dan kesiapan penting bagi orang tua adalah mendengarkan suara anak. Hal ini makin terasa manfaatnya, ketika anak memasuki usia remaja. Saat itu anak mulai banyak memiliki ide dan gagasan. Bisa jadi beberapa pemikiran mereka berisi kritikan kepada orang tua. Orang tua mesti siap untuk mendengarkan dengan tenang. Dan ketika obrolan dilakukan, tanggapilah pikiran dan gagasan anak dengan bijaksana dan penuh apresiasi.
2. Menciptakan suasana nyaman.
Sejak masa kanak-kanak (bisa jadi sampai usia SD) hingga masa remaja anak butuh suasana nyaman dalam keluarga. Saat suasana nyaman ini ada, anak akan merasakan kehangatan dan keamanan dalam jiwanya berada di rumah. Waktu-waktu sarapan pagi di rumah (terutama saat weekend), jalan pagi bersama (dan jajan bersama … hehehe), bepergian di mobil bersama, atau makan malam bersama di luar, menjadi waktu-waktu yang amat penting untuk membangun suasana nyaman di keluarga.
3. Memanfaatkan berbagai sarana untuk berkomunikasi.
Di era sosmed ini, orang tua patut bersyukur, karena jarak dan waktu seolah terlipat dekat dengan adanya sarana komunikasi chatting, bertukar foto, audio, bahwa video, sampai-sampai ada pepatah, “Jauh di mata, dekat di WA.” Hehehe. Sarana-sarana ini menjadi tempat seluruh anggota keluarga menguatkan ikatan hati. Ucapan “SEMANGAT PAGI” di setiap pagi hari menjadi amat bermakna, apalagi jika anggota keluarga terpisah jauh satu sama lain.
4. Memiliki waktu khusus untuk saling menasihati.
Dipadukan dengan suasana dialog, suasana nyaman, dan kebiasaan berkomunikasi, orang tua (idealnya seorang ayah) dapat berinisiatif menjadwalkan sesi saling menasihati dlm keluarga. Pada waktu-waktu yang tepat, ayah sebagai pimpinan keluarga bisa memulai pertemuan dengan ucapan, “Ayah sangat bangga memiliki anak-anak seperti kalian, dan ayah ingin kualitas keluarga kita semakin hari semakin baik. Karenanya ayah akan sampaikan secara singkat pesan-pesan berikut, sebagai bukti bangga dan sayang ayah kepada kalian …” Lalu sampaikanlah butir-butir nasihat secara singkat. Selanjutnya bukalah forum dialog utk saling melengkapi tema kajian hari itu.
5. Mendoakan anak-anak.
Sesungguhnya yang berkuasa untuk menyatukan dan melembutkan hati pada hakikatnya hanyalah Allah swt. “Wa allafa baina quluubihim …” Karenanya orang tua mesti memiliki waktu-waktu khusus untuk mendoakan anak-anak. Akan lebih baik apabila ketika mendoakan ini disebutkan satu per satu anak demi anak. Bahkan untuk memperkuat munajat, doa yang dipanjatkan kepada Allah Yang Maha Mendengar pun disampaikan secara spesifik. Semakin faham orang tua tentang kondisi anaknya, semakin kuat pula doa yang dipanjatkan untuk kebaikan masing-masing anak.
Wallaahu a’lamu bish shawwab.
AJM

About pkskabbogor

Check Also

WhatsApp Image 2017-03-19 at 17.07.46

Seminar Parenting di Cimanggis

pksbogor.id, Bojonggede — Seminar parenting yang di laksanakan UPKK DPRa PKS Kel. Cimanggis Kec. Bojonggede …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *