Home / Berita / Lihatlah Diri Ini…

Lihatlah Diri Ini…

 

pksbogor.id — Kita ini manusia. Namun seringkali ingin melihat orang lain sebagai malaikat. Ingin melihat pemimpin sebagai malaikat. Ingin melihat para kader sebagai malaikat. Bisakah ?

Siapa yang tak tahu Umar bin Abdul Aziz ? Suatu hari dia kelelahan mengurus negara, ingin tidur siang sejenak. Wajarkah?

Saat menjadi gubernur  Madinah pernah jatuh hati dengan seorang wanita.  Namun Istrinya tak mengijinnya. Cintanya dipendam hingga saat menjadi khalifah barulah sang Istri mengijinkannya.

Khalifah Harun al Rasyid, pernah berkata pada awan,”Hai awan, pergilah kemana engkau suka, maka air hujan mu tetap jatuh ke wilayah kekuasaan ku.”

Imam Suyuthi, menceritakan bahwa dimasa itu tidak orang yang paling sering menangis karena takut pada Allah kecuali Harun al Rasyid dan Fudhail bin Iyad.

Namun pada sisi lain, Imam Suyuthi juga menulis tentang beragam hal tentang perilaku  Harun al Rasyid yang harus diistighfari.

Banyak yang mengoreksi kebijakan khalifah Muawiyah bin Abu Sofyan tentang beragam kebijakan. Namun beliau pun banyak berjasa besar dalam penyebaran dakwah dan jihad.

Lalu bagaimana menyikapinya. Dalam kebaikan seseorang ada pula keburukannya. Lalu apakah kita menapikan kebaikannya ?

Imam Malik, saat menyikapi khalifah Yazid bin Abdul Malik yang zalim,  pasca meninggalnya Umar bin Abdul Aziz. Tetap mendukung kebijakan Yazid saat Yazid menyerukan jihad terhadap Romawi.

Al Qutuz dan Baybars, penakluk Tartar di era dinasti Malmuk, mereka menyerukan jihad dan para ulama pun mematuhinya. Namun apakah mereka tidak memiliki cacat dalam menjalankan roda pemerintahan ?

Jadi andai para pemimpin atau Qiyadah yang menurut kita kurang “sreg” karena beragama kelemahan yang kita ketahui. Namun ketaatan dan menyambut seruan kebaikannya merupakan  sesuatu kewajiban yang harus disambut.

Begitu pun saat bergaul dengan sesama kader, hak-hak sebagai muslim harus tetap ditunaikan apa pun keburukan yang terlihat padanya.

Bila mencari kesempurnaan pada manusia. Dengan kesempurnaan itu menjadi alasan untuk ditaati, dihormati dan disambut seruan kebaikannya. Maka seperti itukah sifat para Salafus Sholeh ?

Mari melihat manusia sebagai manusia.

 

 

sumber: Nasrulloh Baksolahar

About saeful pks

Check Also

IMG-20170605-WA0090

Umat Harus Melek Politik

Umat harus disadarkan dengan politik. Demikian pesan Ustadz Oking Priyatna, tokoh masyarakat Cibungbulang, kepada pengurus …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *