Home / Artikel / Ini Alasan PKS Peringati Proklamasi Pada 9 Ramadhan
proklamasi1

Ini Alasan PKS Peringati Proklamasi Pada 9 Ramadhan

proklamasi1

Jakarta – Tanggal 9 Ramadhan 1437 H yang jatuh Selasa 14 Juni 2016 kemarin tepat 73 tahun usia Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hari Jumat, 9 Ramadhan 1364 H yang bertepatan dengan 17 Agustus 1945 dwi tunggal  Soekarno-Hatta memproklamirkan kemerdekaan RI.

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengatakan, Proklamasi Kemerdekaan RI pada tanggal 9 Ramadhan 1364, perlu diperingati sebagai upaya untuk menghadirkan penguatan ummat Islam dalam masalah berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, peringatan Proklamasi pada 9 Ramadhan perlu dilakukan agar umat Islam semakin cinta pada Indonesia. Ia menegaskan, upaya untuk melakukan Peringatan Proklamasi 9 Ramadhan bukan untuk memisahkan peringatan proklamasi kemerdekaan. Namun hal itu untuk semakin menguatkan makna proklamasi.

“Jadi dalam setahun bisa dua kali peringatan,” kata Hidayat, kepada pksbogor, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (15/6).

Hidayat mengakui, dalam sidang-sidang BPUPKI dan PPKI, semua unsur masyarakat, baik itu kelompok Islam, kebangsaan, dan non Muslim ikut membahas kemerdekaan Indonesia. Peringatan Proklamasi pada 9 Ramadhan, lanjut dia, sebagai upaya untuk menyegarkan ingatan bahwa proklamasi dilakukan di bulan yang sangat mulia.

“Proklamasi di bulan ramadhan bukan sebuah kebetulan tapi merupakan berkah Allah,” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan peringatan Proklamasi 9 Ramadhan, maka tidak akan lagi ada jarak antara masalah kebangsaan dan keagamaan. Karena itu ke depan, pemerintah harus melakukan pembangunan secara bersama tanpa ada yang ditinggalkan.

proklamasi2

Dengan peringatan proklamasi pada 9 Ramadhan juga sebagai sebuah semangat untuk memajukan ummat Islam dari berbagai kedaruratan yang sedang menimpa bangsa ini. “Kalau umat Islam mencintai negeri ini, maka mereka akan seperti para pendiri bangsa,” ujarnya.

“Ramadhan adalah bulan yang menghadirkan keunggulan-keunggulan luar biasa. Karena dahulu para pendiri bangsa (founding fathers) pun menyepakati Indonesia diproklamasikan kemerdekaannya di bulan Ramadhan,” tandasnya.

Selain itu, dijelaskan Hidayat, peringatan kali ini dilakukan untuk menyegarkan ingatan bangsa Indonesia tentang sejarah kemerdekaan negeri ini. Indonesia, lanjut Hidayat, sesungguhnya bisa dimerdekakan pada bulan Juli sebelum bulan Ramadhan atau September sesudah Ramadhan.

“Namun, Bung Karno, Bung Hatta dan tokoh-tokoh yang terlibat dalam persiapan kemerdekaan Indonesia saat itu menyepakati Indonesia diproklamasikan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 1945 yang adalah di bulan Ramadhan tanggal 9 tahun 1364 Hijriah,” paparnya.

About Aden Rama

Check Also

IMG-20170515-WA0087

Puasa, Tinggalkan Perbuatan yang Tidak Berguna

Esensi puasa adalah meninggalkan perbuatan yang tidak berguna. Demikian dikatakan Ustadz Aji Asyhari dalam ceramahnya …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *