Home / Artikel / Sebuah Catatan: Kelembutan dan Kekuatan Seorang Ibu
WhatsApp Image 2017-04-25 at 13.19.15

Sebuah Catatan: Kelembutan dan Kekuatan Seorang Ibu

WhatsApp Image 2017-04-25 at 13.19.14

Kelembutan dan Kekuatan Seorang Ibu

oleh: Mimi Karmila (SPKK DPC PKS Kec. klapanunggal)

 

Sebagai seorang ibu, ada dua sifat yg sepertinya ada di dua sisi yg berlawanan, seperti kutub utara dan kutub selatan.

Tapi sesungguhnya, sifat-sifat tersebut, ibarat dua sisi mata uang yg tidak bisa dipisahkan, kelembutan dan kekuatan.

Terkenang, para pahlawan indonesia yg begitu besar jasa dan sumbangsihnya bagi negeri tercinta.

Sebagai seorang ibu, aku memandang para pahlawan tersebut dalam sudut pandang yang berbeda. Karena dari kultur dan budaya pun mereka berbeda. Namun dalam hal keteladan, mereka semua  patut diteladani, khususnya bagi seorang wanita. Unsur kelembutan dan kekuatan berpadu dengan keunikannya.

Dalam tutur kata, bahasa dan kesantunan, aku kagum RA Kartini dan pahlawan wanita indonesia lainnya yg berjuang lewat pena dan persahabatan.

Dalam kesholihan, ketangguhan, keperkasaan, kepemimpinan dan kerelaan berkorban, aku kagum Cut Nyak Dien, Laksamana Keumalahayati dan pahlawan wanita indonesia lainnya yg berjuang di medan peperangan, melawan tirani dan penjajahan.

Dan begitu banyak pahlawan wanita indonesia yg dapat diteladani.

Membaca dan merenungi kisah mereka, betapa aku bukan apa-apa, betapa aku bukan siapa-siapa dibandingkan mereka.

Terlebih ketika aku buka lembaran tinta sejarah,  yang tidak akan pudar dan lekang dari ingatan, akan kisah heroik, akan keharuman nama para pahlawan wanita, para shahabiyyah yang begitu besar kontribusinya untuk ummat, dan begitu tinggi komitmennya untuk kejayaan islam.

Beberapa diantaranya :

– Khadijah binti Khuwailid, wanita teragung sejagat raya.

– Saudah binti Zam’ah, wanita dermawan.

– ‘Aisyah binti Abu Bakar, wanita dgn kecerdasan, dan kesuciannya diumumkan dari tujuh lapis langit.

– Hafshah binti Umar, wanita ahli puasa dan shalat

– Zainab binti Khuzaimah, wanita yg bergelar Ummul Masaakiin (ibunda kaum fakir miskin)

– Ummu Salamah, wanita dengan kesabaran dan ketabahan yang membuahkan balasan yang agung

– Zainab binti Jahsyi, wanita yang pernikahannya diatur dari tujuh lapis langit

– Juwairiyah binti Harits, wanita paling berkah bagi kaumnya

– Fatimah binti Rasulullah SAW, wanita pemimpin para wanita surga

– Halimah as-Sa’diyah, wanita, yang dari air susunya, tumbuh manusia tersuci di muka bumi

– Maimunah, Shafiyyah, Ramlah,Nusaibah, dan para shahabiyah yg lainnya.

Sungguh mereka adalah para ibu dengan kelembutan sekaligus kekuatan. Masing masing punya keunikan, karakter yang tershibghoh oleh dawah Rasulullah SAW. Celupan Allah yang menghantarkan mereka pada perjuangan islam.

Celupan Allah yg mewarnai kehidupan mereka dalam keluarga dan dawah.

Celupan Allah yang menghantarkan mereka pada pemurnian penghambaan hanya untuk menujuNya.

Adakah aku bisa meneladani mereka?

Sungguh aku malu, ketika lelah mendera, ketika prasangka meraja,  terbersit rasa, menyerah dalam dawah, padahal yang aku lakukan belum seberapa.

Namun, aku akan berusaha dengan sekuat kemampuan, dengan segala keunikan yg telah dianugerahkanNya.

InsyaaAllah.

About saeful pks

Check Also

Cara Membuat Minuman Kesehatan

Belimbing wuluh, Averrhoa bilimbi , merupakan buah yang tidak asing lagi bagi kita. Tanaman belimbing …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *